Alternatif Memasak Menggunakan RiceCooker August 8, 2010
Posted by yudhaindrawan in Memasak di Rice Cooker, Rekomendasi, Rice Cooker, tips masak, tips memasak, Tips-tips.trackback
Beberapa minggu yang lalu saya membeli sebuah rice cooker baru. FYI, Rice Cooker merupakan rahmat Allah bagi para anak kosan yang ga punya dapur. Saya tidak berbicara tentang Rice Cooker sebagai alat memasak nasi konvensional yang nasinya ga bisa bertahan lebih dari dua hari. Tapi saya berbicara tentang Rice Cooker sebagai alat memasak elektrik multifungsi.
Banyak alternatif cara memasak menggunakan Rice Cooker yang bisa kita lakukan. Berhubung bulan Ramadhan akan segera tiba, saya rasa tidak ada salahnya jika kita mencoba alternatif-alternatif yang akan saya sampaikan. Berikut hal-hal yang telah saya lakukan bersama Rice Cooker saya:
1. Memasak Nasi Biasa
Oks-oks, terlalu biasa, terlalu standar, terlalu konvensional. Tapi ada info menarik yang akan saya berikan. Bagi anak-anak kosan, harga satu porsi nasi kantin Rp. 2.000 (standard Bandung). Harga satu Kg beras kualitas bagus sekitar Rp. 7200. Anggap saja Rp. 8000. Satu kilogram beras bisa sampai 8-10 kaleng beras dimana satu kaleng setara dengan satu setengah porsi nasi kantin. Jadi, kalau kita masak nasi sendiri, kita bisa menghemat sampai Rp. 12.000 tiap kilogram beras. Lumayan.
Btw, tips memasak nasi putih biasa dengan kualitas premium bisa dilihat disini
2. Menghangatkan Makanan
Bagi yang hobi puasa senin-kamis atau puasa daud atau puasa tengah bulan, terkadang suka bingung mencari tempat untuk sahur. Pilihan yang paling mungkin biasanya 14045 McDonald’s atau makan sari roti yang sudah dibeli semalam sebelumnya. Atau pilihan yang lebih menyakitkan, sahur dengan mie instant yang diseduh air panas. Nah, dengan adanya Rice Cooker, kita bisa membeli makanan untuk sahur besok pada malam hari sebelumnya dan dinikmati pada saat sahur. Kita cukup membeli nasi, ayam, telor, dsb kemudian kita simpan dan hangatkan di rice cooker. Besoknya saat sahur kita bisa menikmati nasi dan ayam hangat tersebut. Lumayan kenyang kan? praktis pula.
3. Masak mie instant
Ho..ho.. ho.. dengan adanya Rice Cooker, memasak mie instant jauh lebih cepat. Kira-kira 3-5 menit sudah beres. Dan yang lebih hebatnya lagi, kita bisa memasukkan bahan-bahan tambahan, misalnya telur ayam atau sayur-sayuran tertentu. Begitu mie dan bahan-bahan telah matang, angkat dan tuangkan ke mangkuk. NB: sebaiknya bumbu-bumbu, dan minyak mie instant dimasukkan ke dalam mangkuk bukan dimasak bersama-sama dengan mie dalam rice cooker.
4. Masak Pasta
Betul sekali, pasta saudara-saudara. Mau spageti? fetucini? fusili? atau makaroni? semuanya bisa dimasak di rice cooker. Pertama-tama, didihkan air dalam rice cooker, kemudian masukkan olive oil (tergantung selera) , garam secukupnya, dan daun oregano (tergantung selera, bisa juga masukin daun bawang khe..khe..khe..). Setelah itu masukkan pastanya. Biasanya saya pakai pasta fusili. tunggu selama 8-10 menit, lalu tiriskan pasta.
Untuk saos biasanya sudah ada saos kemasan yang dijual di pasaran. Biasanya saya beli yang la fonte Bolognese saus pasta (karena paling murah).
Kadang-kadang juga saya masukkan baso ikan atau sosis sapi kedalam rebusan pasta (biasanya sosis dan baso direbus dulu selama 8-10 menit juga supaya bisa dikonsumsi).
4. Memasak Agar-Agar
Nah, kali ini menunya sedikit beda. Beli agar-agar/jelly/hung kwe kemudian masukkan agar-agar/jelly/hung kwe ke dalam rice cooker. Tambahkan gula dengan takaran sesuai petunjuk dan kemudian masukkan bahan-bahan lain sesuai selera. Perlu diingat dalam memasak agar-agar, larutan (atau adonan? ) agar-agar harus selalu diaduk. Jangan membiarkan campuran agar-agar mendidih tanpa diaduk atau menutup tutup rice cooker dan menunggu sampai asap keluar dari cerobong rice cooker. Sekali lagi, adonan agar-agar harus selalu diaduk sampai mendidih. Hal ini untuk mencegah agar-agar/jelly/hung kwe tersebut menggumpal. Kalau sudah menggumpal, adonan agar-agar kita bisa rusak. Setelah mendidih, pindahkan adonan agar-agar ke wadah lain dan masukkan ke dalam kulkas.
5. Nasi Kuning/Uduk/Goreng
Cara membuatnya sama saja dengan membuat nasi biasa. Bedanya, saat sedang setengah mendidih, masukkan bumbu instant nasi kuning/uduk/goreng ke rice cooker, aduk-aduk, tutup, biarkan sampai matang. Praktis, dan ga repot.
6. Nasi apa aja
Nah, kali ini aga sedikit aneh. Saya pernah dipanggil ‘freak’ gara-gara menerapkan cara ini. Saya masukkan bahan apa saja yang saya inginkan ke dalam campuran beras dan air. Saya sudah coba memasak nasi pakai air kaldu, pakai teh manis, pakai susu, pakai selai blueberri (serius, pernah), keju , dll. Kalau kalian mau rasanya yang sedikit benar, coba aja beli bumbu-bumbu instant rendang, gulai, rawon, dll. Siapa tahu rasanya jauh lebih enah.
7. Telur dadar/orak-arik
Kocok tiga telur ayam beserta garam, dan saon bolognese atau bumbu lainnya, sisihkan. Panaskan mentega/minyak goreng di rice cooker (keterangan, indikator rice cooker harus pada posisi ‘cook’), Setelah lelehan mentega panas (berasap), masukkan telur yang telah dikocok sebelumnya. Tunggu sampai matang. Kadang kala terjadi kasus dimana telur kita tidak bisa dibalik atau lengket ke panci rice cooker. Nah, pada saat itu ubah rencana kita dengan cara membuat orak-arik telur. Hancur-hancurin aja telur yang telah kita masak tadi. Rasanya tidak kalah nikmat kok, cuman sakit hati aja melihat wujud orak-ariknya.
Sip2, itu dia eksperimen-eksperimen yang telah saya lakukan bersama rice cooker saya. Perlu diingat, rice cooker harus dibersihkan setiap hari setelah dipakai. Supaya aroma-aroma bumbu/telur/, sisa-sisa mie, dll tidak mengendap di rice cooker.
Kalau ingin tahu cara memasak yang lebih keren lagi coba lihat di sini.


Comments»
No comments yet — be the first.