<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>It's my life, it's now or never</title>
	<atom:link href="http://yudhaindrawan.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://yudhaindrawan.wordpress.com</link>
	<description>Karena hidup tidak bisa menunggu</description>
	<lastBuildDate>Mon, 09 Aug 2010 09:04:06 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='yudhaindrawan.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>It's my life, it's now or never</title>
		<link>http://yudhaindrawan.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://yudhaindrawan.wordpress.com/osd.xml" title="It&#039;s my life, it&#039;s now or never" />
	<atom:link rel='hub' href='http://yudhaindrawan.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Alternatif Memasak Menggunakan RiceCooker</title>
		<link>http://yudhaindrawan.wordpress.com/2010/08/08/alternatif-memasak-menggunakan-ricecooker/</link>
		<comments>http://yudhaindrawan.wordpress.com/2010/08/08/alternatif-memasak-menggunakan-ricecooker/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 08 Aug 2010 22:38:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yudhaindrawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Memasak di Rice Cooker]]></category>
		<category><![CDATA[Rekomendasi]]></category>
		<category><![CDATA[Rice Cooker]]></category>
		<category><![CDATA[tips masak]]></category>
		<category><![CDATA[tips memasak]]></category>
		<category><![CDATA[Tips-tips]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://yudhaindrawan.wordpress.com/?p=253</guid>
		<description><![CDATA[Beberapa minggu yang lalu saya membeli sebuah rice cooker baru. FYI, Rice Cooker merupakan rahmat Allah bagi para anak kosan yang ga punya dapur. Saya tidak berbicara tentang Rice Cooker sebagai alat memasak nasi konvensional yang nasinya ga bisa bertahan lebih dari dua hari. Tapi saya berbicara tentang Rice Cooker sebagai alat memasak elektrik multifungsi. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=yudhaindrawan.wordpress.com&amp;blog=4440950&amp;post=253&amp;subd=yudhaindrawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Beberapa minggu yang lalu saya membeli sebuah rice cooker baru. FYI, Rice Cooker merupakan rahmat Allah bagi para anak kosan yang ga punya dapur. Saya tidak berbicara tentang Rice Cooker sebagai alat memasak nasi konvensional yang nasinya ga bisa bertahan lebih dari dua hari. Tapi saya berbicara tentang Rice Cooker sebagai alat memasak elektrik multifungsi.</p>
<p style="text-align:center;"><a href="http://ricecookerbest.com/best-rice-cooker-blog/page/3/"><img class="size-thumbnail wp-image-264 aligncenter" title="Panasonic-SR-TMB10-rice-cooker" src="http://yudhaindrawan.files.wordpress.com/2010/08/panasonic-sr-tmb10-rice-cooker.jpg?w=147&#038;h=150" alt="" width="147" height="150" /></a></p>
<p>Banyak alternatif cara memasak menggunakan Rice Cooker yang bisa kita lakukan. Berhubung bulan Ramadhan akan segera tiba, saya rasa tidak ada salahnya jika kita mencoba alternatif-alternatif yang akan saya sampaikan. Berikut hal-hal yang telah saya lakukan bersama Rice Cooker saya:</p>
<p><span id="more-253"></span></p>
<p style="padding-left:30px;">1.   Memasak Nasi Biasa</p>
<p style="padding-left:30px;text-align:justify;">Oks-oks, terlalu biasa, terlalu standar, terlalu konvensional. Tapi ada info menarik yang akan saya berikan. Bagi anak-anak kosan, harga  satu porsi nasi kantin Rp. 2.000 (standard Bandung). Harga satu Kg beras kualitas bagus sekitar Rp. 7200. Anggap saja Rp. 8000.  Satu kilogram beras bisa sampai 8-10 kaleng beras dimana satu kaleng setara dengan satu setengah porsi nasi kantin. Jadi, kalau kita masak nasi sendiri, kita bisa menghemat sampai Rp. 12.000 tiap kilogram beras. Lumayan.</p>
<p style="padding-left:30px;text-align:justify;">Btw, tips memasak nasi putih biasa dengan kualitas premium bisa dilihat <a href="http://krossx.wordpress.com/2010/03/26/solusi-memasak-dengan-rice-cooker-bila-nasi-cepat-menguningcepat-basi/">disini</a></p>
<p style="padding-left:30px;">2.   Menghangatkan Makanan</p>
<p style="padding-left:30px;text-align:justify;">Bagi  yang hobi puasa senin-kamis atau <a href="http://aabab01.multiply.com/journal/item/144/Apa_itu_Puasa_Daud_-_Just_to_share..._">puasa daud </a>atau puasa tengah bulan, terkadang  suka bingung mencari tempat untuk sahur. Pilihan yang paling mungkin biasanya  <a href="http://id.88db.com/Makanan-Minuman/Pesan-Antar-Makanan/ad-90499/1/">14045</a> McDonald&#8217;s atau makan <a href="http://sariroti.com/">sari roti </a>yang sudah dibeli semalam sebelumnya. Atau pilihan yang lebih menyakitkan, sahur dengan mie instant yang diseduh air panas. Nah, dengan adanya Rice Cooker, kita bisa membeli makanan untuk sahur besok pada malam hari sebelumnya dan dinikmati pada saat sahur. Kita cukup membeli nasi, ayam, telor, dsb kemudian kita simpan dan hangatkan di rice cooker. Besoknya saat sahur kita bisa menikmati nasi dan ayam hangat tersebut. Lumayan kenyang kan? praktis pula.</p>
<p style="padding-left:30px;text-align:justify;">3.   Masak mie instant</p>
<p style="padding-left:30px;text-align:justify;">Ho..ho.. ho.. dengan adanya Rice Cooker, memasak mie instant jauh lebih cepat. Kira-kira 3-5 menit sudah beres. Dan yang lebih hebatnya lagi, kita bisa memasukkan bahan-bahan tambahan, misalnya telur ayam atau sayur-sayuran tertentu. Begitu mie dan bahan-bahan telah matang, angkat dan tuangkan ke mangkuk. NB: sebaiknya bumbu-bumbu, dan minyak mie instant dimasukkan ke dalam mangkuk bukan dimasak bersama-sama dengan mie dalam rice cooker.</p>
<p style="padding-left:30px;text-align:justify;">4.   Masak Pasta</p>
<p style="padding-left:30px;text-align:justify;">Betul sekali, <a href="http://www.newitalianrecipes.com/pastas.html">pasta</a> saudara-saudara. Mau spageti? fetucini? fusili? atau makaroni? semuanya bisa dimasak di rice cooker. Pertama-tama, didihkan air dalam rice cooker, kemudian masukkan olive oil (tergantung selera) , garam secukupnya, dan daun oregano (tergantung selera, bisa juga masukin daun bawang khe..khe..khe..). Setelah itu masukkan pastanya. Biasanya saya pakai pasta fusili. tunggu selama 8-10 menit, lalu tiriskan pasta.<br />
Untuk saos biasanya sudah ada saos kemasan yang dijual di pasaran. Biasanya saya beli yang la fonte Bolognese saus pasta (karena paling murah).<br />
Kadang-kadang juga saya masukkan baso ikan atau sosis sapi kedalam rebusan pasta (biasanya sosis dan baso direbus dulu selama 8-10 menit juga supaya bisa dikonsumsi).</p>
<p style="padding-left:30px;text-align:justify;">4.   Memasak Agar-Agar</p>
<p style="padding-left:30px;text-align:justify;">Nah, kali ini menunya sedikit beda. Beli agar-agar/jelly/hung kwe kemudian masukkan agar-agar/jelly/hung kwe ke dalam rice cooker. Tambahkan gula dengan takaran sesuai petunjuk  dan kemudian masukkan bahan-bahan lain sesuai selera. Perlu diingat dalam memasak agar-agar, larutan (atau adonan? ) agar-agar harus selalu diaduk. Jangan membiarkan campuran agar-agar mendidih tanpa diaduk atau menutup tutup rice cooker dan menunggu sampai asap keluar dari cerobong rice cooker. Sekali lagi, adonan agar-agar harus selalu diaduk sampai mendidih. Hal ini untuk mencegah agar-agar/jelly/hung kwe tersebut menggumpal. Kalau sudah menggumpal, adonan agar-agar kita bisa rusak. Setelah mendidih, pindahkan adonan agar-agar ke wadah lain dan masukkan ke dalam kulkas.</p>
<p style="padding-left:30px;text-align:justify;">5.   Nasi Kuning/Uduk/Goreng</p>
<p style="padding-left:30px;text-align:justify;">Cara membuatnya sama saja dengan membuat nasi biasa. Bedanya, saat sedang setengah mendidih, masukkan bumbu instant nasi kuning/uduk/goreng ke rice cooker, aduk-aduk, tutup, biarkan sampai matang. Praktis, dan ga repot.</p>
<p style="padding-left:30px;text-align:justify;">6.   Nasi apa aja</p>
<p style="padding-left:30px;text-align:justify;">Nah, kali ini aga sedikit aneh. Saya pernah dipanggil &#8216;freak&#8217; gara-gara menerapkan cara ini. Saya masukkan bahan apa saja yang saya inginkan ke dalam campuran beras dan air.  Saya sudah coba memasak nasi pakai air kaldu, pakai teh manis, pakai susu, pakai selai blueberri (serius, pernah), keju , dll. Kalau kalian mau rasanya yang sedikit benar, coba aja beli bumbu-bumbu instant rendang, gulai, rawon, dll. Siapa tahu rasanya jauh lebih enah.</p>
<p style="padding-left:30px;text-align:justify;">7.   Telur dadar/orak-arik</p>
<p style="padding-left:30px;text-align:justify;">Kocok tiga telur ayam beserta garam, dan saon bolognese atau bumbu lainnya, sisihkan. Panaskan mentega/minyak goreng di rice cooker (keterangan, indikator rice cooker harus pada posisi &#8216;cook&#8217;), Setelah lelehan mentega panas (berasap), masukkan telur yang telah dikocok sebelumnya. Tunggu sampai matang.  Kadang kala terjadi kasus dimana telur kita tidak bisa dibalik atau lengket ke panci rice cooker. Nah, pada saat itu ubah rencana kita dengan cara membuat orak-arik telur. Hancur-hancurin aja telur yang telah kita masak tadi. Rasanya tidak kalah nikmat kok, cuman sakit hati aja melihat wujud orak-ariknya.</p>
<p style="text-align:justify;">Sip2, itu dia eksperimen-eksperimen yang telah saya lakukan bersama rice cooker saya. Perlu diingat, rice cooker harus dibersihkan setiap hari setelah dipakai. Supaya aroma-aroma bumbu/telur/, sisa-sisa mie, dll tidak mengendap di rice cooker.</p>
<p style="text-align:justify;">Kalau ingin tahu cara memasak yang lebih keren lagi coba lihat <a href="http://www.kaskus.us/showthread.php?t=3616687">di sini</a>.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/yudhaindrawan.wordpress.com/253/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/yudhaindrawan.wordpress.com/253/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/yudhaindrawan.wordpress.com/253/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/yudhaindrawan.wordpress.com/253/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/yudhaindrawan.wordpress.com/253/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/yudhaindrawan.wordpress.com/253/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/yudhaindrawan.wordpress.com/253/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/yudhaindrawan.wordpress.com/253/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/yudhaindrawan.wordpress.com/253/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/yudhaindrawan.wordpress.com/253/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/yudhaindrawan.wordpress.com/253/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/yudhaindrawan.wordpress.com/253/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/yudhaindrawan.wordpress.com/253/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/yudhaindrawan.wordpress.com/253/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=yudhaindrawan.wordpress.com&amp;blog=4440950&amp;post=253&amp;subd=yudhaindrawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://yudhaindrawan.wordpress.com/2010/08/08/alternatif-memasak-menggunakan-ricecooker/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/83a6ab2e10d9e5f2d72c6b42d76ead46?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">yudhaindrawan</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://yudhaindrawan.files.wordpress.com/2010/08/panasonic-sr-tmb10-rice-cooker.jpg?w=147" medium="image">
			<media:title type="html">Panasonic-SR-TMB10-rice-cooker</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Sambutan Yudha Setelah Sekian Lama Hilang</title>
		<link>http://yudhaindrawan.wordpress.com/2010/08/08/sambutan-yudha-setelah-sekian-lama-hilang/</link>
		<comments>http://yudhaindrawan.wordpress.com/2010/08/08/sambutan-yudha-setelah-sekian-lama-hilang/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 08 Aug 2010 22:19:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yudhaindrawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://yudhaindrawan.wordpress.com/?p=257</guid>
		<description><![CDATA[wow, akhirnya blog ini diupdate juga setelah sekian lama hibernasi. Sebenarnya beberapa kali saya ingin mengupdatenya tapi entah kenapa mood saya benar-benar-amat-sangat-luar-biasa-jelek-sekali untuk mempublish tulisan. Belum pernah saya merasakan mood yang luar biasa jeleknya (sangat berlebihan&#8212;lebay). Akibatnya tulisan-tulisan saya mengenai banyak hal tidak saya publish. Hanya menjadi koleksi diary elektronik. Okey, setelah dapat modem huawei [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=yudhaindrawan.wordpress.com&amp;blog=4440950&amp;post=257&amp;subd=yudhaindrawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>wow, akhirnya blog ini diupdate juga setelah sekian lama hibernasi. Sebenarnya beberapa kali saya ingin mengupdatenya tapi entah kenapa mood saya benar-benar-amat-sangat-luar-biasa-jelek-sekali untuk mempublish tulisan. Belum pernah saya merasakan mood yang luar biasa jeleknya (sangat berlebihan&#8212;lebay).<br />
Akibatnya tulisan-tulisan saya mengenai banyak hal tidak saya publish. Hanya menjadi koleksi diary elektronik. </p>
<p>Okey, setelah dapat modem huawei baru serta bantuan dari Telkomsel Flash (ho..ho..ho.. I&#8217;M SO ALIVE!!!!!) insyaAllah saya akan memperhatikan blog saya lebih baik lagi. Yups, selamat menikmati.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/yudhaindrawan.wordpress.com/257/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/yudhaindrawan.wordpress.com/257/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/yudhaindrawan.wordpress.com/257/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/yudhaindrawan.wordpress.com/257/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/yudhaindrawan.wordpress.com/257/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/yudhaindrawan.wordpress.com/257/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/yudhaindrawan.wordpress.com/257/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/yudhaindrawan.wordpress.com/257/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/yudhaindrawan.wordpress.com/257/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/yudhaindrawan.wordpress.com/257/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/yudhaindrawan.wordpress.com/257/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/yudhaindrawan.wordpress.com/257/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/yudhaindrawan.wordpress.com/257/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/yudhaindrawan.wordpress.com/257/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=yudhaindrawan.wordpress.com&amp;blog=4440950&amp;post=257&amp;subd=yudhaindrawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://yudhaindrawan.wordpress.com/2010/08/08/sambutan-yudha-setelah-sekian-lama-hilang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/83a6ab2e10d9e5f2d72c6b42d76ead46?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">yudhaindrawan</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Wisata Kuliner jilid 1- Resto Korea n Jepang Han Gug Gwan</title>
		<link>http://yudhaindrawan.wordpress.com/2010/02/03/wisata-kuliner-jilid-1-resto-korea-n-jepang-han-gug-gwan/</link>
		<comments>http://yudhaindrawan.wordpress.com/2010/02/03/wisata-kuliner-jilid-1-resto-korea-n-jepang-han-gug-gwan/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 03 Feb 2010 03:51:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yudhaindrawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bandung]]></category>
		<category><![CDATA[homey korean]]></category>
		<category><![CDATA[homeykorean]]></category>
		<category><![CDATA[korea]]></category>
		<category><![CDATA[restoran korea bandung]]></category>
		<category><![CDATA[tempat baru]]></category>
		<category><![CDATA[Tempat makan]]></category>
		<category><![CDATA[Wisata Kuliner]]></category>
		<category><![CDATA[Wiskul]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://yudhaindrawan.wordpress.com/?p=246</guid>
		<description><![CDATA[Bagi penggemar drama Korea tentu tidak asing lagi dengan serial Dae Jang Geum. Sebuah drama yang mengisahkan perjalanan seorang gadis menjadi Dayang istana(tukang masak di istana). Para penonton serial tersebut tentu sedikit banyak ada rasa penasaran ingin mencicipi makanan yang dimasak oleh para dayang istana. Nah, bagi kalian yang ingin sekali mencoba masakan Korea, tidak [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=yudhaindrawan.wordpress.com&amp;blog=4440950&amp;post=246&amp;subd=yudhaindrawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size:x-small;">Bagi penggemar drama Korea tentu tidak asing lagi dengan serial Dae Jang Geum. Sebuah drama yang mengisahkan perjalanan seorang gadis menjadi Dayang istana(tukang masak di istana). Para penonton serial tersebut tentu sedikit banyak ada rasa penasaran ingin mencicipi makanan yang dimasak oleh para dayang istana. Nah, bagi kalian yang ingin sekali mencoba masakan Korea, tidak ada salahnya bagi kalian untuk mengunjungi restoran Korea dan Jepang: Han Guk gwan. </span></p>
<p><span style="font-size:x-small;">Restoran ini terletak di dekat jalan sukajadi Bandung. Kalau dari ITB, kita bisa naik angkot Caheum ledeng yang ke arah ledeng. Terus bilang aja sama supirnya tuk turun di restoran Korea. Pokoknya restoran ini terletak sebelum restoran Jepang-Tomodachi. </span><span style="font-size:x-small;">Kesan pertama yang kita dapat mungkin adalah harga. Yups, harga menu-menu di restoran ini benar-benar mahallll. Bukan tipe-tipe restoran mahasiswa. Seingat saya, harga menunya berkisar antara Rp. 60.000 sampai Rp. 150.000 per porsi. Sekali lagi per-porsi saudara-saudara ku. </p>
<p>Eitss&#8230;. jangan kaget dulu. Sebenarnya boleh dibilang harga tersebut cukup sebanding lho dengan apa yang kita dapatkan. </p>
<p>Nah, apa aja sih kelebihan-kelebihan restoran ini sehingga harga makanan perporsinya cukup wah? </p>
<p><span id="more-246"></span> </p>
<p>Pertama: layaknya restoran Minang, pada saat kita tiba pramusaji akan menyediakan belasan piring dengan hidangan yang berbeda-beda di meja kita. Bedanya dengan restoran Minang, hidangan-hidangan tersebut gratis alias tidak bayar. Kita boleh menghabiskan semua hidangan2 tersebut. Mungkin hidangan2 itu adalah appetizer atau hidangan selamat datang. Kedua: kita akan disuguhi minuman berupa teh Korea. Rasa, aroma, dan warna tehnya benar-benar berbeda dengan teh sari wangi atau teh hijau biasa. Ada sedikit rasa-rasa kacang kedelai di teh tersebut. Yang lebih heboh, kita boleh refill sesuka kita. Ketiga: menu hidangan utama itu sendiri. Satu porsi makanan mungkin cukup untuk dinikmati dua orang atau lebih. Karena memang ukuran satu porsi itu benar-benar banyak. Sebagai contoh, satu porsi ayam ginseng itu terdiri dari satu ekor ayam seutuhnya seluruhnya (minus kepala, cakar, bulu, ma komponen ga penting lainnya), ginseng, nasi ketan, dan satu bowl gede kuah. Atau satu porsi soup seafood yang isinya benar-benar satu mangkuk ukuran jumbo bersisi soup seafood. Atau menu yang lebih familiar: ayam goreng yang satu porsi yang terdiri dari belasan potongan ayam yang digoreng (dengan bumbu2 tambahan tentunya). Mungkin sebaiknya saat kalian datang, kalian memesan satu menu untuk dua orang supaya lebih hemat. </p>
<p>Kalau kalian sempat datang ke restoran ini, saya merekomendasikan untuk memesan Bulgogi. Bulgogi ini dihidangkan dengan kompornya serta daun selada, mint, potongan bawang putih dan lombok. Cara makannya pun cukup berbeda. Ambil daging yang kita panaskan tadi, kemudian &#8216;cocolkan&#8217; ke sambal yang tersedia, lalu letakkan di atas daun mint atau daun selada, lalu tambahkan sayur-sayur atau potongan bawang putih, kemudian bungkus dengan daun mint tadi, lalu kita lahap semuanya ke dalam mulut. Hap.. Sungguh, cara makan yang sangat jenius. Daun mint bercampur dengan daging yang gurih serta sambal yang lezat. mmmm&#8230;.mmmmm&#8230; lezat sekali. Entah kenapa moment-moment saat diriku menikmati Bulgogi masih terngiang-ngiang di benak ku. </p>
<p>Menu lainnya yang saya rekomendasikan adalah nasi campur. Nasi campur ini dihidangkan hangat-hangat di mangkuk yang gedhe. Untuk menikmatinya, kita diberikan sendok ukuran aga panjang (bukan sendok biasa seperti yang ada di warteg tau restoran indonesia lainnya). Waktu itu saya dan teman-teman saya menikmati nasi campur ini di dalam mangkuk besar yang sama. ha..ha&#8230;ha.. makanya sendoknya panjang. Supaya memudahkan kita untuk berkompetisi dengan teman-teman kita saat mengambil nasi. </p>
<p>Akan tetapi, namanya juga masakan Korea tentu berbeda dengan masakan Indonesia. Saya pribadi merasa masakan-masakan Korea tidak menggunakan terlalu banyak bumbu atau tidak terlalu menonjolkan bumbu-bumbu tertentu. Rasa yang dominan adalah asem (seems like kimchi or doenjang). Berbeda halnya dengan masakan Minang atau masakan Nusantara lainnya yang bumbunya benar-benar bhineka tunggal ika (maksudnya segala macam bumbu di masukkin ke dalam satu menu). </p>
<p>Akan tetapi ada beberapa hal yang perlu teman-teman ingat saat makan di restoran ini, terutama bagi yang muslim. Restoran ini juga menyediakan menu-menu daging Beybi(babi maksudnya). Sebagai contoh, Kita sebut saja sup daging (saya aga lupa nama menunya apa). Di menu tertulis sup daging sapi/beybi. Nah, supaya aman, lebih baik kita tidak memesan menu tersebut karena kemungkinan besar mangkuk atau wajan yang digunakan untuk menyediakan sup daging sapi dipakai juga untuk menyediakan sup daging beybi. Mau lebih amannya lagi, sebaiknya kita memesan menu-menu seafood atau vegetarian. </p>
<p>Soal kuahnya? sudah dikonfirmasikan ke waitressnya kalau kuahnya halal dan tidak ada campuran minuman keras, arak, beybi, dan kawan-kawan. </p>
<p>Kemudian, sebaiknya sebelum ke restoran ini kita telah Sholat terlebih dahulu. Kenapa? Bukan karena musholanya. Mushola lumayan nyaman dan bersih. Tapi tempat wudhunya sedikit kurang nyaman. Waktu itu teman-teman saya terpaksa wudhu di wastafel atau pakai semprotan di toilet. Saya sendiri wudhu di taman menggunakan selang yang dipakai untuk menyiram tanaman. Dilihatin sama tamu-tamu lain. he..he.. </p>
<p>Sebenarnya ada satu hal yang membuat saya sedikit bingung mengenai konsep restoran ini. Pertama: suasanya seperti restoran Sunda. Dindingnya dari bambu yang dianyam,atapnya juga dari semacam daun2 gitu. Tapi musik yang diputar itu musik K-POP modern: SNSD, super Junior, dll. Kemudian kita juga duduk di kursi. Padahal dari serial2 korea yang kita tonton, biasanya restoran Korea itu duduknya &#8216;lesehan&#8217; alias duduk di lantai. Saat saya mendengar restoran korea yang saya pikirkan adalah suasana duduk lesehan diiringi musik tradisional Korea dan dilayani oleh pramusaji yang mengenakan baju tradisional Korea.ha..ha..ha.. (saya terlalu banyak berkhayal). Intinya sih dari segi dekorasi dan suasana, saya belum mendapatkan gambaran yang jelas atau tegas mengenai konsep restoran ini. Apakah temanya restoran Korea yang di-sundakan sehingga cocok dengan karakter masyarakat Bandung? Atau temanya adalah Korea yang modern sehingga diputarlah musik-musik modern Korea (lalu kenapa dekorasinya sunda pisan?)? </p>
<p>Terlepas dari paragraf yang sebelumnya, saya pribadi sangat merekomendasikan restoran ini kepada kalian. Kalau boleh saya ucapkan satu kata yang menggambarkan restoran ini saya akan memilih kata &#8216;kebersamaan&#8217;. Yups, semua hal yang berkaitan dengan restoran ini mendorong kita untuk saling berbagi (bayangin aja makan satu porsi bulgogi sendirian). Sekali dalam satu semester tidak ada salahnya kalian mengunjungi restoran ini bersama sahabat. Atau jika kalian mempunyai kolega dari Korea, kalian bisa memberikan kesan yang sangat positif ke kolega anda dengan mengajaknya ke restoran ini. Bagi anda atau kekasih anda yang doyan nonton serial atau drama Korea, saya rasa restoran ini cocok untuk anda (bayangin aj nyuapin bulgogi ke pacar anda, ha..ha&#8230;ha..ha.. so sweet). </p>
<p></span></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/yudhaindrawan.wordpress.com/246/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/yudhaindrawan.wordpress.com/246/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/yudhaindrawan.wordpress.com/246/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/yudhaindrawan.wordpress.com/246/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/yudhaindrawan.wordpress.com/246/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/yudhaindrawan.wordpress.com/246/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/yudhaindrawan.wordpress.com/246/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/yudhaindrawan.wordpress.com/246/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/yudhaindrawan.wordpress.com/246/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/yudhaindrawan.wordpress.com/246/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/yudhaindrawan.wordpress.com/246/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/yudhaindrawan.wordpress.com/246/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/yudhaindrawan.wordpress.com/246/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/yudhaindrawan.wordpress.com/246/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=yudhaindrawan.wordpress.com&amp;blog=4440950&amp;post=246&amp;subd=yudhaindrawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://yudhaindrawan.wordpress.com/2010/02/03/wisata-kuliner-jilid-1-resto-korea-n-jepang-han-gug-gwan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>8</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/83a6ab2e10d9e5f2d72c6b42d76ead46?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">yudhaindrawan</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Fiqih Asyik Saat Pulang Kampung/balik ke kota</title>
		<link>http://yudhaindrawan.wordpress.com/2009/11/26/fiqih-asyik-saat-pulang-kampungbalik-ke-kota/</link>
		<comments>http://yudhaindrawan.wordpress.com/2009/11/26/fiqih-asyik-saat-pulang-kampungbalik-ke-kota/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 26 Nov 2009 14:22:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yudhaindrawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[jamak]]></category>
		<category><![CDATA[Pengalaman]]></category>
		<category><![CDATA[qasar]]></category>
		<category><![CDATA[sholat]]></category>
		<category><![CDATA[sholat dalam perjalanan]]></category>
		<category><![CDATA[Tausyiah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://yudhaindrawan.wordpress.com/?p=241</guid>
		<description><![CDATA[Sebagai seorang blogger, saya adalah blogger yang buruk. Terakhir kali saya menulis tanggal 7 July 2009. Well, selamat Idul Adha bagi yang merayakan. Semoga Qurban kita diterima oleh Allah SWT. Alhamdulillah hari raya Idul Adha bertepatan dengan hari Jumat yang artinya waktu libur kita menjadi lebih panjang. Hari ini saya akhirnya punya kesempatan juga untuk [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=yudhaindrawan.wordpress.com&amp;blog=4440950&amp;post=241&amp;subd=yudhaindrawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sebagai seorang blogger, saya adalah blogger yang buruk. Terakhir kali saya menulis tanggal 7 July 2009.</p>
<p>Well, selamat Idul Adha bagi yang merayakan. Semoga Qurban kita diterima oleh Allah SWT. Alhamdulillah hari raya Idul Adha bertepatan dengan hari Jumat yang artinya waktu libur kita menjadi lebih panjang. Hari ini saya akhirnya punya kesempatan juga untuk mudik ke Bogor.</p>
<p>Ngobrol-ngobrol soal mudik, ada hal yang cukup menarik untuk dibicarakan. travelling? tempat makan asyik di sepanjang jalan tol Cipularang? ho..ho..ho.. bukan itu. Tapi tentang masalah Sholat. jreng..jreng..jreng&#8230;</p>
<p style="text-align:center;"><a href="http://yudhaindrawan.files.wordpress.com/2009/11/anak-perjuangan.jpg"><img class="size-medium wp-image-243 aligncenter" title="anak-perjuangan" src="http://yudhaindrawan.files.wordpress.com/2009/11/anak-perjuangan.jpg?w=300&#038;h=215" alt="" width="300" height="215" /></a></p>
<p>Nah, ada hal yang cukup merepotkan bagi para pemudik muslim yaitu: bagaimana cara kita sholat. Contohnya begini:</p>
<p>Ketika saya tiba di terminal leuwipanjang, waktu sudah menunjukkan jam 12 lebih. Artinya sudah masuk waktu sholat. Pilihannya: apakah saya harus sholat di mushola dulu dengan resiko ketinggalan bus, atau naik bus dulu dengan resiko sholatnya ga di awal waktu atau busnya ngetem selama 30 menit.</p>
<p>Atau saat kita sudah masuk bus yang sedang ngetem sampai akhirnya tiba waktu sholat. Apakah kita harus turun dulu dari bus untuk sholat terlebih dahulu dengan resiko busnya berangkat ketika kita sedang sholat atau tetap duduk di dalam bus sambil membaca paper tentang wimax dengan resiko busnya tetap ngetem sampai 30 menit berikutnya dan kita harus menggigit jari karena menyesal kenapa tidak sholat terlebih dahulu.</p>
<p>Contoh yang lain misalnya: saat kita dalam perjalanan yang sudah pasti karena saking lamanya perjalanan bakalan memotong waktu sholat. Misalnya saat kita berangkan jam 11 di leuwi panjang, jam 3 masih ada di Bekasi. Atau kita ada di jalan tol. Ga mungkin dong kita maksa si supir supaya nyuruh kita turun karena satu orang mau sholat.</p>
<p>Nah, ada beberapa kemudahan-kemudahan yang Tuhan berikan kepada kita terkait dengan masalah tersebut<br />
<span id="more-241"></span><br />
1. Sholat sambil duduk</p>
<p>2. Sholat jamak qasar.</p>
<p>1. Sholat Sambil Duduk</p>
<p>Bisa dikatakan ini adalah metode yang cukup mudah dalam perjalanan. Kita tinggal duduk manis di kursi, tayamum lalu niat dan sholatlah sambil duduk. metodenya pun ga susah-susah banget. Cukup duduk, ga perlu pakai sujud, berdiri atau ruku&#8217;. Bacaannya pun sama seperti saat kita akan melakukan sholat reguler (maksudnya sholat biasa seperti yang kita lakukan, baik bacaannya maupun rakaatnya). Untuk membedakan antara bagian satu ke bagian berikutnya (dalam hal ini membedakan antara dari berdiri versi sholat duduk ke ruku&#8217; versi sholat duduk). Kita cukup hanya mengangkat tangan persis seperti akan takbiratul ikram (gayanya sama seperti saat kita mengangkat tangan untuk memulai sholat).</p>
<p>jangan takut diganggu atau dianggap aneh. Bagi sang kenek atau orang yang pernah melakukan perjalanan jauh, hal tersebut sudah cukup biasa. jadi mereka ga akan mengganggu. InsyaAllah.</p>
<p>Perlu diingat, jangan melakukan sholat ini jika anda sedang mengendarai kendaraan.</p>
<p>2. Shalat Jamak</p>
<p>Sholat jamak-qasar ini merupakan metode kedua. Sholat ini memiliki teknik tersendiri.</p>
<p>Apa itu sholat jamak, sholat jamak berarti menggabungkan dua buah sholat pada waktu sholat. Misalnya, kita menggabungkan sholat Dzuhur dan Ashar dan mengerjakaannya pada waktu Dzuhur atau pada waktu Ashar. Atau misalnya mengabungkan sholat magrib dan isya pada waktu magrib atau Isya.</p>
<p>Perlu diingat sholat yang bisa digabung itu hanya sholat dzuhur-ashar atau magrib-isya. Dan jumlah sholatnya cuman dua. Jadi jangan coba-coba tuk menggabungkan sholat shubuh, dzuhur, ashar, magrib dan isya sekaligus.</p>
<p>Tata cara sholat jamak adalah sebagai berikut:</p>
<p>Misalnya kita ingin menggabungkan sholat dzuhur dan ashar dalam waktu dzuhur.</p>
<p>1. Niat terlebih dahulu. Kita meniatkan untuk menjamak sholat dzuhur dengan sholat Ashar.</p>
<p>2. Lakukan sholat dzuhur seperti biasa</p>
<p>3. Setelah selesai, lanjutkan segera dengan shalat Ashar.</p>
<p>Hal yang sama bisa kita lakukan saat akan menjamak sholat Dzuhur dengan sholat Ashar di waktu Ashar.</p>
<p>bedanya pas waktu dzuhur, kita meniatkan untuk menjamak sholat dzuhur di waktu Ashar.</p>
<p>Syarat-syaratnya antara lain:</p>
<p>1. Jarak perjalanan : 80,64 Km (FYI, jarak Jakarta Bandung: 128 Km)</p>
<p>2. Perjalanan bukan tuk tujuan maksiat (misalnya nonton konser Hannah Montana. he..he.. just kiddin&#8217;)</p>
<p><strong>3. Shalat Qasar</strong></p>
<p>berbeda dengan sholat jamak, sholat Qasar berarti meringkas. Maksudnya sholat yang semula memiliki jumlah rakaat 4 bisa diringkas menjadi 2 rakaat.</p>
<p>Syarat2:</p>
<p>1. Perjalanan jauh: 80,64 Km</p>
<p>2. Bukan dalam perjalanan maksiat</p>
<p>3. Tidak bermakmum atau berjama&#8217;ah kepada orang yang tidak mengQasar sholatnya.</p>
<p>Sip2, itulah hal-hal yang bisa kalian lakukan ketika dalam perjalanan. Personally, <strong>saya lebih memilih shalat Jamak</strong>. Kenapa? Karena hampir semua orang yang bepergian bersama saya mengerjakan sholat ini. Kalau sholat Qasar, sepertinya tidak terlalu jauh berbeda dengan sholat reguler, hanya jumlah rakaatnya yang dipotong.</p>
<p>Kedua, saya aga ragu dengan status hukum sholat pertama, karena setahu saya sholat seperti itu dilakukan oleh orang yang sedang sakit atau tidak bisa berdiri. Lagi pula saya sedikit kesulitan mencari literatur mengenai sholat dengan tata cara tersebut.</p>
<p>Satu hal yang menjadi catatan, sholat-sholat tersebut merupakan kemudahan dari Allah, tapi jangan keenakan. Maksudnya ga semua kondisi bisa di jamak-kan atau qasar-kan. Misalnya saat kita naik kendaraan pribadi, ya sempatkanlah mampir di masjid untuk menjalankan sholat wajib secara normal. Sekalian istirahat supaya ga ngantuk dalam perjalanan.</p>
<p>Sip2, itu dia fiqih singkat sholat. semoga semakin menambah perbendaharaan kita mengenai fiqih. terakhir, jika ada diantara kalian yang bisa memberikan informasi tambahan yang lebih jelas, dan lebih valid, jangan sungkan untuk disampaikan yah.</p>
<p>sumber;</p>
<p>1. wikipedia.org (i&#8217;m serious)</p>
<p>2. http://jarambah.multiply.com/journal/item/56</p>
<p>3. http://www.pesantrenvirtual.com/fk/031.shtml</p>
<p>4. http://ramadanz.blogspot.com/2006/12/berapa-jarak-antar-kota-di-indonesia.html</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/yudhaindrawan.wordpress.com/241/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/yudhaindrawan.wordpress.com/241/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/yudhaindrawan.wordpress.com/241/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/yudhaindrawan.wordpress.com/241/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/yudhaindrawan.wordpress.com/241/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/yudhaindrawan.wordpress.com/241/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/yudhaindrawan.wordpress.com/241/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/yudhaindrawan.wordpress.com/241/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/yudhaindrawan.wordpress.com/241/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/yudhaindrawan.wordpress.com/241/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/yudhaindrawan.wordpress.com/241/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/yudhaindrawan.wordpress.com/241/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/yudhaindrawan.wordpress.com/241/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/yudhaindrawan.wordpress.com/241/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=yudhaindrawan.wordpress.com&amp;blog=4440950&amp;post=241&amp;subd=yudhaindrawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://yudhaindrawan.wordpress.com/2009/11/26/fiqih-asyik-saat-pulang-kampungbalik-ke-kota/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/83a6ab2e10d9e5f2d72c6b42d76ead46?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">yudhaindrawan</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://yudhaindrawan.files.wordpress.com/2009/11/anak-perjuangan.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">anak-perjuangan</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Pick Yourself Up-Diana Krall</title>
		<link>http://yudhaindrawan.wordpress.com/2009/07/07/pick-yourself-up-diana-krall/</link>
		<comments>http://yudhaindrawan.wordpress.com/2009/07/07/pick-yourself-up-diana-krall/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 07 Jul 2009 13:01:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yudhaindrawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[diana krall]]></category>
		<category><![CDATA[lagu]]></category>
		<category><![CDATA[lagu bagus]]></category>
		<category><![CDATA[lirik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://yudhaindrawan.wordpress.com/?p=235</guid>
		<description><![CDATA[Nothings impossible I have found For when my chin is on the ground I pick myself up, dust myself off, start all over again Don&#8217;t lose your confidence if you slip Be grateful for a pleasant trip And pick yourself up, dust yourself off and start all over again Work like a soul inspired till [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=yudhaindrawan.wordpress.com&amp;blog=4440950&amp;post=235&amp;subd=yudhaindrawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Nothings impossible I have found<br />
For when my chin is on the ground<br />
I pick myself up, dust myself off, start all over again</p>
<p>Don&#8217;t lose your confidence if you slip<br />
Be grateful for a pleasant trip<br />
And pick yourself up, dust yourself off and start all over again</p>
<p>Work like a soul inspired till the battle of the day is won<br />
You may be sick and tired but you&#8217;ll be a man my son<br />
Don&#8217;t you remember the famous man who had to fall to rise again?<br />
They picked themselves up, dust themselves off and started all over again</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/yudhaindrawan.wordpress.com/235/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/yudhaindrawan.wordpress.com/235/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/yudhaindrawan.wordpress.com/235/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/yudhaindrawan.wordpress.com/235/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/yudhaindrawan.wordpress.com/235/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/yudhaindrawan.wordpress.com/235/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/yudhaindrawan.wordpress.com/235/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/yudhaindrawan.wordpress.com/235/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/yudhaindrawan.wordpress.com/235/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/yudhaindrawan.wordpress.com/235/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/yudhaindrawan.wordpress.com/235/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/yudhaindrawan.wordpress.com/235/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/yudhaindrawan.wordpress.com/235/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/yudhaindrawan.wordpress.com/235/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=yudhaindrawan.wordpress.com&amp;blog=4440950&amp;post=235&amp;subd=yudhaindrawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://yudhaindrawan.wordpress.com/2009/07/07/pick-yourself-up-diana-krall/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/83a6ab2e10d9e5f2d72c6b42d76ead46?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">yudhaindrawan</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Keluar dari lingkaran, serta stress-part 2</title>
		<link>http://yudhaindrawan.wordpress.com/2009/06/29/keluar-dari-lingkaran-serta-stress-part-2/</link>
		<comments>http://yudhaindrawan.wordpress.com/2009/06/29/keluar-dari-lingkaran-serta-stress-part-2/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 29 Jun 2009 06:12:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yudhaindrawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://yudhaindrawan.wordpress.com/?p=232</guid>
		<description><![CDATA[Artikel ini merupakan lanjutan dari artikel ini Sekedar informasi, mungkin dalam tulisan ini saya lebih sedikit menampilkan sisi pribadi saya lebih dalam. Jadi, kalau anda tidak terlalu berminat dengan cerita-cerita pribadi dengan bumbu2 sedih, kecewa, dll sebaiknya langsung baca artikel selanjutnya aj. Tapi kalau ga terlalu bermasalah, ya selamat menikmati.he..he.. Kejadian-kejadian yang saya tulis di [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=yudhaindrawan.wordpress.com&amp;blog=4440950&amp;post=232&amp;subd=yudhaindrawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Artikel ini merupakan lanjutan dari artikel <a href="http://yudhaindrawan.wordpress.com/2009/06/08/keluar-dari-lingkaran-serta-stress-part-1/">ini</a></p>
<p>Sekedar informasi, mungkin dalam tulisan ini saya lebih sedikit menampilkan sisi pribadi saya lebih dalam. Jadi, kalau anda tidak terlalu berminat dengan cerita-cerita pribadi dengan bumbu2 sedih, kecewa, dll sebaiknya langsung baca artikel selanjutnya aj. Tapi kalau ga terlalu bermasalah, ya selamat menikmati.he..he..</p>
<p>Kejadian-kejadian yang saya tulis di artikel part-1 menjadi pemicu bagi saya untuk berfikir keluar dari lingkaran. Setelah saya melakukan penerawangan ke dalam diri sendiri, saya melihat masalah ini bagaikan gunung es. he..he&#8230; Di permukaan hanya nampak seperti bongkahan es biasa tapi di dalam air seperti gunung yang terbalik. (??). Berikut hal-hal yang membuat saya ingin keluar dari lingkaran</p>
<p><span id="more-232"></span></p>
<ol>
<li>Level saya dan teman-teman saya berbeda. Yups, bisa dikatakan saya sudah tidak terlalu kenal mereka lagi. Meskipun dah saya coba(sekali lagi dicoba) imbangi dengan amalan harian, tapi ntah mengapa saya merasa ga nyatu sama mereka. Sepertinya mereka punya semangat yang saya ga punya.</li>
<li>Bisa dikatakan saya tidak terlalu puas dengan pencapaian-pencapaian yang saya dapat selama ini. Memang sih,  puas tidak ada dalam kamus harian yudha. Saya menjadi seseorang yang berbeda dengan &#8216;aku ideal&#8217; yang saya buat waktu tingkat 1.</li>
<li>Hasil ngobrol2 sama teman. Intinya sih mereka mengeluhkan tentang pengelolaan lingkaran di ITB. Ada yang pernah kuliah di kampus lain. Mereka bilang &#8220;iya yudh, di kampus ku yang dulu sama di ITB beda. Saya lebih merasa sholeh di sana&#8221;. Saya pribadi merasakan hal yang sama. Ntah apa yang terjadi.</li>
</ol>
<p>Hal-hal tersebut membawa saya pada beberapa pertanyaan (mungkin keragu-raguan). Apakah jalan yang saya tempuh ini benar?  apakah wadah yang saya gunakan ini tepat dan sesuai dengan diri saya? apa yang kurang? apa yang salah? Apa ada jalan lain yang cocok?</p>
<p>Selama hampir dua bulan saya memutuskan untuk keluar dari lingkaran untuk mencari jawaban dari pertanyaan tersebut. Saya coba melihat orang-orang di sekitar saya, saya coba melihat orang-orang yang saya anggap sukses yang karakternya beda-beda. Yang SO abis, yang cihuy-cihuy. Anehnya gw benar-benar ga melihat teman-teman yang sholeh, dll, dll. Kemudian saya mencoba-coba. Bisa dikatakan saya berpetualang untuk menjadi orang lain. Melakukan hal yang belum pernah di lakukan.</p>
<p>Akan tetapi usaha saya terhalang fisik, dan waktu ujian tengah semester . Saya jatuh sakit. Beneran lho. Saya mulai sempoyongan. Waktu itu pernah di kamar saya langsung jatuh (untung di kamar, bukan di jalan raya). Kata dokter saya stress berat.  ha..ha..ha.. anehnya saya sedikit geli mendengar analisis dokter.-gw sakit gara-gara stress-. he..he.. akhirnya saya coba telepon ke mama n kakak.</p>
<p>Dari peristiwa itu, gw mulai mencari opsi lain. Gw mencoba melihat kembali apa-apa yang gw punya. gw punya keluarga, gw punya lingkaran, gw punya teman ngobrol, gw punya electronic diary. Dan gw memutuskan gw akan memulai hidup baru dari apa-apa yang gw punya itu. Dan</p>
<p>Kalau dilihar-lihat keliatannya gw cuman mutar-mutar doang. putus-nyambung-putus-nyampung kayak BBB. Tapi gw jamin itu ga sia-sia. Cara pikir gw terhadap lingkaran dan diri gw cukup berbeda dibandingkan sebelumnya. Gw ga mengatakan gw semakin sayang dan cinta atau serius sama lingkaran. he..he.. no..no..no..</p>
<p>satu yang pasti, gw masih mencari diri gw sendiri. hmm..hmm..</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/yudhaindrawan.wordpress.com/232/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/yudhaindrawan.wordpress.com/232/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/yudhaindrawan.wordpress.com/232/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/yudhaindrawan.wordpress.com/232/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/yudhaindrawan.wordpress.com/232/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/yudhaindrawan.wordpress.com/232/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/yudhaindrawan.wordpress.com/232/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/yudhaindrawan.wordpress.com/232/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/yudhaindrawan.wordpress.com/232/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/yudhaindrawan.wordpress.com/232/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/yudhaindrawan.wordpress.com/232/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/yudhaindrawan.wordpress.com/232/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/yudhaindrawan.wordpress.com/232/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/yudhaindrawan.wordpress.com/232/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=yudhaindrawan.wordpress.com&amp;blog=4440950&amp;post=232&amp;subd=yudhaindrawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://yudhaindrawan.wordpress.com/2009/06/29/keluar-dari-lingkaran-serta-stress-part-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/83a6ab2e10d9e5f2d72c6b42d76ead46?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">yudhaindrawan</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Cerita Kapten Muslihat</title>
		<link>http://yudhaindrawan.wordpress.com/2009/06/14/cerita-kapten-muslihat/</link>
		<comments>http://yudhaindrawan.wordpress.com/2009/06/14/cerita-kapten-muslihat/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 14 Jun 2009 14:37:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yudhaindrawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[bogor]]></category>
		<category><![CDATA[kapten muslihat]]></category>
		<category><![CDATA[pahlawan]]></category>
		<category><![CDATA[sejarah]]></category>
		<category><![CDATA[taman topi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://yudhaindrawan.wordpress.com/?p=223</guid>
		<description><![CDATA[Warga Bogor pasti tahu yang namanya jalan kapten Muslihat. Jalan yang hampir setiap sore dimacetkan oleh ulah para abang-abang supir angkot yang ngetem ga kira-kira. Aksi-aksi kriminalitas seperti pemalakan, penjambretan, penipuan, dan hipnotis sering terjadi di daerah ini (padahal dekat kantor polisi lho). Saya sendiri ketika SMA hampir selalu melewati jalan tersebut ketika akan berangkat [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=yudhaindrawan.wordpress.com&amp;blog=4440950&amp;post=223&amp;subd=yudhaindrawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Warga Bogor pasti tahu yang namanya jalan kapten Muslihat. Jalan yang hampir setiap sore dimacetkan oleh ulah para abang-abang supir angkot yang ngetem ga kira-kira. Aksi-aksi kriminalitas seperti pemalakan, penjambretan, penipuan, dan hipnotis sering terjadi di daerah ini (padahal dekat kantor polisi lho). Saya sendiri ketika SMA hampir selalu melewati jalan tersebut ketika akan berangkat atau pulang sekolah, sempat sekali di-palak juga. he..he&#8230;<br />
Di dekat jalan tersebut terdapat taman topi (bangunan-bangunan di taman ini bentuknya seperti topi). Sebuah taman yang oleh pemkot Bogor di-klaim sebagai tempat wisata. Saya dan ibu saya sering memberi Ice cream durian yang luar biasa lezat di tempat ini.<br />
Saat kita memasuki taman topi, kita akan disambut sebuah patung yang gagah nan menawan. Patung kapten muslihat namanya. Dengan tinggi sekitar tiga meter dan dikelilingi kolam yang asri, patung ini berdiri dengan posisi sedang memimpin penyerangan ke gedung sebuah Bank. Bagi saya pribadi, kesan pertama yang saya dapatkan adalah patung tersebut sedang menunjuk sebuah salon.</p>
<p style="text-align:left;"><img class="size-full wp-image-224 aligncenter" title="20090317_024408_05C-TAMAN-RIA-DEDE-hd" src="http://yudhaindrawan.files.wordpress.com/2009/06/20090317_024408_05c-taman-ria-dede-hd.jpg?w=306&#038;h=241" alt="20090317_024408_05C-TAMAN-RIA-DEDE-hd" width="306" height="241" /><br />
<img src="/Documents%20and%20Settings/Ade%20Reza/My%20Documents/yudha-antenna/20090317_024408_05C-TAMAN-RIA-DEDE-hd.jpg" alt="" />Mungkin tidak terlalu banyak orang yang tahu tentang sejarah si Kapten Muslihat ini, nah melalui proses penelitian yang cukup panjang. (maksudnya cuman googling selama lima menit) saya mendapatkan informasi mengenai kapten muslihat ini. sip-sip berikut ceritanya. (pst..pst.. gw juga dapat foto asli kapten muslihat lho. ganteng bangeeet ternyata. <a href="http://dhimaskasep.wordpress.com/">Dhimas</a> lewat deh. ha..ha..peace dims )</p>
<p style="text-align:left;"><span id="more-223"></span></p>
<p>Tubagus Muslihat lahir di Pandeglang, hari Senin tanggal 26 oktober 1926, bertepatan dengan terjadinya aksi pemogokan buruh komunis yang saat itu tengah gencar-gencarnya melakukan pemberontakan terhadap pemerintahan Hindia Belanda.</p>
<p>Pendidikan formal Tb Muslihat diawali dari HIS Rangkas Bitung, akan tetapi, hanya sampai kelas 3, karena ia harus ikut pindah bersama orang tuanya ke Jakarta. Di Jakarta ia melanjutkan kembali pada tingkat sekolah yang sama hingga selesai.</p>
<p>Tamat dari HIS tahun 1940. kemudian dilanjutkan ke MULO sampai kelas 2. Sekeluarnya dari MULO, Tb Muslihat bekerja di BOSBOW Proefstasiun (Balai Penelitian Kehutanan) yang terletak di Gunung Batu Bogor, akan tetapi baru sebulan kerja disana, terjadi perang Pasifik, perang yang memaksa tentara dan pemerintahan Belanda menyerah kepada Jepang.</p>
<p>Sejak saat itu, tepatnya tahun 1942, kota Bogor dikusai oleh Dai Nippon. Sejalan dengan itu, Tb Muslihat berpindah kerja ke Rumah Sakit Kedung Halang Bogor, dan menjadi juru rawat, tetapi tidak lama kemudian pindah lagi ke jawatan kehutanan.<br />
<img class="size-full wp-image-226 aligncenter" title="kapten-muslihat" src="http://yudhaindrawan.files.wordpress.com/2009/06/kapten-muslihat1.jpg?w=96&#038;h=133" alt="kapten-muslihat" width="96" height="133" /></p>
<p style="text-align:left;">Situasi Kota Bogor dibawah kepemimpinan Dai Nippon tidak lebih baik dari  Pemerintahan Jepang dikenal dengan pemerintahan militer, segala kebijakan diserahkan kepada pucuk pimpinan angkatan perang di daerah kekuasannya masing-masing, garis kebijakan dibicarakan langsung dengan Markas Besar Angkatan perang, sedangkan pelaksanaan dari kebijakan tersebut sepenuhnya berada ditangan mentri pertahanan dan para Panglima Daerah pendudukannya masing-masing, hal semacam ini sudah merupakan watak dari penjajah.</p>
<p>Seiring dengan didirikannya tentara pembela tanah air PETA pada bulan oktober  Tb Muslihat meninggalkan pekerjaannya, ia mendaftarkan diri menjadi  tentara sukarelawan Pembela Tanah Air PETA, setelah melalui beberapa test, Tubagus Muslihat berhasil lulus dan diterima sebagai tentara PETA dengan pangkat, ia dimasukan kedalam kategori pemuda-pemuda cakap dan berani, emudian dipilih menjadi  Shudanco (komandan Seksi atau peleton) bersamaan dengan Ibrahin Ajie, M Ishak Juarsa, Rahmat Padma, Tarmat, Suwardi, Abu Usman,Rojak dan Bustami.</p>
<p>Pada tanggal 14 Agustus 1945, kota Hiroshima dan Nagasaki Jepang dibom oleh tentara sekutu, pada saat itu sikap tentara jepang tampak kebingungan, Seluruh anggota PETA yang ada di Asramanya langsung dibubarkan oleh tentara Jepang, dengan catatan senjata dan peralatan perang lainnya harus ditanggalkan, namun demikian ada juga beberapa orang yang berhasil keluar dari asrama tersebut dengan membawa senjata dan pedang, salah satunya adalah Shudanco Muslihat.</p>
<p>Dengan bermodalkan senjata curian itulah kapten Muslihat bersama rekan-rekannya meneruskan perjuangannya dan ikut bergabung dengan Barisan Keamanan Rakyat (BKR) yang bekerjasama dengan organisasi API, AMRI, KRIS dab PESINDO, disamping tugas mereka menjaga keamanan didalam kota, gerakan yang merwka lakukan pun berusaha mengumpulkan dan merebut senjata dari tangan Jepang.</p>
<p>Selanjutnya perjuangan mereka lebih meluas dengan merebut kantor-kantor yang di duduki tentara Jepang hingga menjadi milik Republik Indonesia. Karena Kapten Muslihat sangat dikenal sebagai seorang komandan yang tegas, maka perintahnyapun selalu dikuti oleh seluruh anak buahnya.</p>
<p>Pada tahun yang sama 1945. secara de jure dan de facto pemerintahan Republik Indonesia resmi didirikan di kota Bogor, pada saat itu BKR dibubarkan dan dirubah menjadi Tentara Keamanan Rakyat (TKR) oleh Jenderal Urip Sumoharjo, sedangkan Tubagus Muslihat diangkat menjadi Kapten dan ditugaskan sebagai komandan Kompi IV Batalion II TKR.</p>
<p>Pada bulan Oktober 1945, situasi kota Bogor sangat genting, tentara Inggris dan Gurkha memasuki daerah Bogor, ditunggangi oleh tentara NICA, pertama kali yang mereka datangi adalah tengsi Batalyon XVI bekas tentara jepang yang memang sudah di kosongkan, merasa sudah kuat, tentara Inggris dan Gurkha melebarkan kekuasaannya dengan menduduki Kota Paris, tempat nyonya-nyonya dan anak-anak Belanda (RAOPWI) dikumpuilkan. Dlam waktu singkat dan tanpa melalui proses peperangan Kota Paris dapat direbut dengan mudah oleh tentara Inggris dan dijadikan wilayahnya,</p>
<p>Kadaan di dalam kota Bogor saai itu semakin kacau, tentara Inggris ternyata lebih sombong daripada Belanda, mereka mencoba merebut Istana yang waktu itu dijaga ketat oleh pemuda-pemuda Bogor. Dalam situasi yang cukup panas itu, perundingan antara pembesar kota Bogor dan Inggris segera dilakukan, tetapi perundingan itu gagal, tentara Inggris berhasil memasuki istana Bogor. dengan berat hati pejuang-pejuang Bogor meninggalkan Istana.</p>
<p>Akibat sikap tentara Inggris  yang menyakitkan hati rakyat, maka pada tanggal 6 Desember 1945, seluruh masyarakat Bogor mengadakan pemberontakan, kendati hanya bersenjatakan bambu runcing, golok, pedang dan persenjataan alakadarnya, akan tetapi peperangan berlangsung sengit dan menggetarkan, terutama disekitar Istana Bogor dan Kota Paris.</p>
<p>Ditengah situasi Kota Bogor yang kian memanas dan berbau maut itu, Kapten Muslihat bersama pasukannya melakukan penyerangan kemarkas-markas yang diduduki tentara Inggris dan Gurkha, padahal waktu itu istri kapten Muslihat dalam keadaan mengandung, makanya setiap kali akan melakukan peperangan kapten yang berusia relatif muda itu selalu berpesan kepada istrinya supaya ia dapat menjaga sijabang bayi, bahkan untuk menghibur dan menenagkan hati istrinya kapten muslihat sering berkata apabila kelak anaknya lahir akan ia beri nama merdeka.</p>
<p>Hingga suatu hari yang nahas, tepatnya tanggal 25 Desember 1945, Kapten Muslihat bersama pasukannya melakukan penyerangan kekantor Polisi yang terletak di jalan Banten (sekarang jalan Kapten Muslihat), dalam penyerangan tersebut ikut turut pula Gustiman (adik kandung kapten Muslihat).</p>
<p>Kontak senjatapun terjadi mewarnai penyerangan itu. Akan tetapi pertahanan tentara Inggris dan Gurkha sangat kuat. Merasa kesal karena serangan yang dilakukannya belum dapat mematahkan kekuatan musuh, maka kapten Muslihat keluar dari tempat persembunyian dan melakukan pennyerangan penyerangan secara terbuka.</p>
<p>Awalnya serangan yang dilancarkan ditempat terbuka memang banyak mengakibatkan beberapa pihak musuh ambruk diterjangan peluru yang dimuntahkan dari senjatanya. Akan tetapi tiba-tiba sebutir peluru dari pihak musuh mengenai bagian perutnya. Darah mengucur dari perut kapten muslihat. Seperti banteng terluka, kapten Muslihat terus menyerbu menembaki musuhnya hingga ia tidak memperdulikan lagi berapa peluru yang sudah bersarang ditubuhnya akibat serangan balik yang dilancarkan yang dilancarkan musuh.</p>
<p>Melihat kondisi yang menyakitkan dan menyayat hati siapapun yang melihatnya. Gustiman memburu kearah kapten Muslihat dan berusaha untuk menolongnya, tetapi kapten muslihat memerintahkan supaya adiknya menyingkir dari lokasi tersebut, ia khawatir akan semakin menambah korban, sampai ketika sebuah peluru lagi menerjang bagian punggungnya, barulah seketika itu tubuh Kapten Muslihat jatuh tersungkur mencium bumi, darah segar bersimbah memenuhi badannya, dfan kaos oblong putih polos yang dikenakannya berubah menjadi merah.</p>
<p>Sekalipun sangat sulit untuk menarik tubuh kapten Muslihat dari arena pertempuran karena terus menerus dihujani peluru, tapi berkat kesigapan PMI dan pasukan yang dipimpinnya, akhirnya tubuh kapten muslihat berhasil juga ditarik keluar dari arena pertempuran dan diboyong kerumahnya yang terletak di Panaragan.</p>
<p>Sebelum menghebuskan napas terakhirnya, Kapten Muslihat berwasiat kepada istri dan keluarganya, supaya uang simpanannya yang berjumlah Rp 600 (uang kertas Jepang) disedekahkan kepada fakir miskin, sedangkan kepada kolega dan beberapa anak buahnya beliau berpesan agar meneruskan perjuangannya.”Kita pasti menang dan Indonesia pasti merdeka!!!. Allahu akbar. Allahu akbar. Allahu akbar” seiring dengan berakhirnya takbir tersebut, tubuh kapten Muslihat mengejang dan diam tak bergerak untuk selamanya, inalilahi wainailahi rojiun. Peninggalkan kapten Muslihat disaksikan oleh Dr Marjuki Mahdi.</p>
<p>Sumber:</p>
<p>1. <a href="http://www.kotabogor.go.id/index.php?Itemid=101&amp;id=3598&amp;option=com_content&amp;task=view">website pemkot bogor</a></p>
<p>2. <a href="http://imngrh.wordpress.com/2007/10/21/kapten-tubagus-muslihat/">imngrh.wordpress.com</a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/yudhaindrawan.wordpress.com/223/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/yudhaindrawan.wordpress.com/223/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/yudhaindrawan.wordpress.com/223/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/yudhaindrawan.wordpress.com/223/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/yudhaindrawan.wordpress.com/223/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/yudhaindrawan.wordpress.com/223/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/yudhaindrawan.wordpress.com/223/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/yudhaindrawan.wordpress.com/223/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/yudhaindrawan.wordpress.com/223/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/yudhaindrawan.wordpress.com/223/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/yudhaindrawan.wordpress.com/223/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/yudhaindrawan.wordpress.com/223/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/yudhaindrawan.wordpress.com/223/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/yudhaindrawan.wordpress.com/223/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=yudhaindrawan.wordpress.com&amp;blog=4440950&amp;post=223&amp;subd=yudhaindrawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://yudhaindrawan.wordpress.com/2009/06/14/cerita-kapten-muslihat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/83a6ab2e10d9e5f2d72c6b42d76ead46?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">yudhaindrawan</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://yudhaindrawan.files.wordpress.com/2009/06/20090317_024408_05c-taman-ria-dede-hd.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">20090317_024408_05C-TAMAN-RIA-DEDE-hd</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="/Documents%20and%20Settings/Ade%20Reza/My%20Documents/yudha-antenna/20090317_024408_05C-TAMAN-RIA-DEDE-hd.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://yudhaindrawan.files.wordpress.com/2009/06/kapten-muslihat1.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">kapten-muslihat</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Bahaya Nasi</title>
		<link>http://yudhaindrawan.wordpress.com/2009/06/10/bahaya-nasi/</link>
		<comments>http://yudhaindrawan.wordpress.com/2009/06/10/bahaya-nasi/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 10 Jun 2009 04:33:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yudhaindrawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ga penting]]></category>
		<category><![CDATA[Humor]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://yudhaindrawan.wordpress.com/?p=214</guid>
		<description><![CDATA[Tulisan ini saya dapatkan dari sebuah milist yang saya ikuti. Artikel ini berisi bahaya-bahaya dari mengkonsumsi nasi.  Semoga bermanfaat. Berikut artikelnya: Hasil research yang baru saja di lakukan membuktikan bahwa makan nasi ternyata tidak baik bagi kita. Buktinya : 1. NASI MENYEBABKAN KECANDUAN. Responden kami yang tidak makan nasi selama sehari saja akan kelaparan dan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=yudhaindrawan.wordpress.com&amp;blog=4440950&amp;post=214&amp;subd=yudhaindrawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Tulisan ini saya dapatkan dari sebuah milist yang saya ikuti.</p>
<p>Artikel ini berisi bahaya-bahaya dari mengkonsumsi nasi.  Semoga bermanfaat. Berikut artikelnya:</p>
<p style="text-align:center;"><img class="aligncenter" src="http://www.stockphotography.com/img/food/stock_photos/rice.jpg" alt="http://www.stockphotography.com/img/food/stock_photos/rice.jpg" width="138" height="163" /></p>
<p>Hasil research yang baru saja di lakukan membuktikan bahwa makan nasi ternyata tidak baik bagi kita.</p>
<p>Buktinya :</p>
<p>1. NASI MENYEBABKAN KECANDUAN. Responden kami yang tidak makan nasi selama sehari saja akan kelaparan dan merasa sangat ingin makan nasi lagi.</p>
<p><span id="more-214"></span> 2. SETENGAH dari seluruh siswa <span style="border-bottom:medium none;cursor:pointer;">Indonesia</span> yang makan nasi nilainya ada di bawah rata-rata kelas.</p>
<p>3. Suku-suku pada zaman batu yang tidak pernah makan nasi terbukti TIDAK PERNAH mengidap tumor, Alzheimer, osteoporosis, ataupun Parkinson.</p>
<p>4. Dokter melarang bayi yang baru lahir untuk makan nasi. Hal ini menjadi bukti bahwa nasi punya dampak berbahaya yang sudah dibuktikan oleh ilmu kedokteran.</p>
<p>5. Nasi yang kering biasa  dimakan oleh ayam. Nah, sekarang anda perlu curiga dari mana flu burung berasal.</p>
<p>6. Jumlah pemakan nasi di Indonesia jauh lebih banyak dibandingkan dengan jumlah pemakan nasi di negara maju. Ini mungkin <span style="border-bottom:1px dashed #0066cc;cursor:pointer;">salah satu</span> penyebab keterbelakangan pada negara ini.</p>
<p>7. Di warung-warung, biasanya KULI makan nasi dalam jumlah lebih banyak daripada kaum eksekutif. Hal ini membuktikan! jika makan nasi MENURUNKAN kemampuan ekonomi seseorang.</p>
<p>9. <span style="border-bottom:1px dashed #0066cc;cursor:pointer;">Makan</span> nasi dapat menyebabkan rasa haus alias MENYERAP air. Padahal tubuh kita sebagian besar terdiri dari air.</p>
<p>10. Dalam kondisi tertentu, makan nasi MENINGKATKAN resiko kematian. Misalnya makan nasi sambil menyetir mobil.</p>
<p>11. Pengidap DIABETES lebih dianjurkan makan kentang daripada nasi. Berarti nasi kurang baik bagi kesehatan.</p>
<p>12. Makan nasi menyebabkan keinginan mengkonsumsi sayur dan lauk. Misalnya  nasi bandeng (nasi + bandeng goreng), nasi kucing (nasi + kucing goreng),dsb. Hal ini bisa menyebabkan obesitas.</p>
<p>13. Nasi mengandung <span style="border-bottom:1px dashed #0066cc;cursor:pointer;">ZAT BESI</span> yang konf elektron terluarnya 4s2. Zat lain yang elektron terluarnya 4 adalah Racun ARSENIK (4p3), <span>Batu</span> batere TITANIUM (4s2), dan racun yang menyerang Superman yaitu KRIPTON (4p6). Ini mengindikasikan bahwa nasi punya kesamaan dengan zat-zat berbahaya lainnya.</p>
<p>14. Nasi DIMASAK dalam suhu lebih dari 100 derajat Celsius. Itu panas yang cukup untuk bunuh orang.</p>
<p>15. Nasi menyebabkan berkurang ketelitian dalam melihat.. buktinya Anda tidak memperhatikan bahwa No. 8 tidak ada,</p>
<p>so, Anda pasti akan melihat ke atas lagi untuk membuktikan No. 8 Tidak ada. Hehehehe..</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/yudhaindrawan.wordpress.com/214/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/yudhaindrawan.wordpress.com/214/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/yudhaindrawan.wordpress.com/214/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/yudhaindrawan.wordpress.com/214/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/yudhaindrawan.wordpress.com/214/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/yudhaindrawan.wordpress.com/214/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/yudhaindrawan.wordpress.com/214/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/yudhaindrawan.wordpress.com/214/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/yudhaindrawan.wordpress.com/214/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/yudhaindrawan.wordpress.com/214/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/yudhaindrawan.wordpress.com/214/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/yudhaindrawan.wordpress.com/214/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/yudhaindrawan.wordpress.com/214/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/yudhaindrawan.wordpress.com/214/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=yudhaindrawan.wordpress.com&amp;blog=4440950&amp;post=214&amp;subd=yudhaindrawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://yudhaindrawan.wordpress.com/2009/06/10/bahaya-nasi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/83a6ab2e10d9e5f2d72c6b42d76ead46?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">yudhaindrawan</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.stockphotography.com/img/food/stock_photos/rice.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">http://www.stockphotography.com/img/food/stock_photos/rice.jpg</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Seravina, the Air Dragon</title>
		<link>http://yudhaindrawan.wordpress.com/2009/06/10/seravina-the-air-dragon/</link>
		<comments>http://yudhaindrawan.wordpress.com/2009/06/10/seravina-the-air-dragon/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 10 Jun 2009 01:56:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yudhaindrawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[dragonadopters]]></category>
		<category><![CDATA[Ga penting]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://yudhaindrawan.wordpress.com/?p=210</guid>
		<description><![CDATA[Saya baru dapat link ke dragonadopters.com Disini kita bisa memelihara seekor naga, dengan jenis dan warna yang macam-macam. Kebetulan saya dapat naga dengan elemen udara. Karena dia betina, makanya saya namakan seravina. Kalau boleh, sering-sering di-klik yah. supaya naga saya cepat gedenya. Klik Seravina<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=yudhaindrawan.wordpress.com&amp;blog=4440950&amp;post=210&amp;subd=yudhaindrawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Saya baru dapat link ke dragonadopters.com</p>
<p>Disini kita bisa memelihara seekor naga, dengan jenis dan warna yang macam-macam. Kebetulan saya dapat naga dengan elemen udara. Karena dia betina, makanya saya namakan seravina.</p>
<p><a href="http://razorice.dragonadopters.com/dragon_125826" target="_blank"><img src="http://www.razorice.dragonadopters.com/dragonimage_125826_97860_pixel" border="0" alt="Dragonadopters"></a></p>
<p>Kalau boleh, sering-sering di-klik yah. supaya naga saya cepat gedenya. Klik <a href="http://www.razorice.dragonadopters.com/">Seravina</a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/yudhaindrawan.wordpress.com/210/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/yudhaindrawan.wordpress.com/210/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/yudhaindrawan.wordpress.com/210/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/yudhaindrawan.wordpress.com/210/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/yudhaindrawan.wordpress.com/210/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/yudhaindrawan.wordpress.com/210/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/yudhaindrawan.wordpress.com/210/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/yudhaindrawan.wordpress.com/210/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/yudhaindrawan.wordpress.com/210/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/yudhaindrawan.wordpress.com/210/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/yudhaindrawan.wordpress.com/210/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/yudhaindrawan.wordpress.com/210/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/yudhaindrawan.wordpress.com/210/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/yudhaindrawan.wordpress.com/210/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=yudhaindrawan.wordpress.com&amp;blog=4440950&amp;post=210&amp;subd=yudhaindrawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://yudhaindrawan.wordpress.com/2009/06/10/seravina-the-air-dragon/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/83a6ab2e10d9e5f2d72c6b42d76ead46?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">yudhaindrawan</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.razorice.dragonadopters.com/dragonimage_125826_97860_pixel" medium="image">
			<media:title type="html">Dragonadopters</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Keluar dari lingkaran, serta stress-part 1</title>
		<link>http://yudhaindrawan.wordpress.com/2009/06/08/keluar-dari-lingkaran-serta-stress-part-1/</link>
		<comments>http://yudhaindrawan.wordpress.com/2009/06/08/keluar-dari-lingkaran-serta-stress-part-1/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 08 Jun 2009 17:33:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yudhaindrawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Lingkaran]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://yudhaindrawan.wordpress.com/?p=207</guid>
		<description><![CDATA[Tulisan ini saya buat saat awal-awal mei. Beberapa waktu yang lalu saya mulai datang lagi ke kajian rutin seminggu sekali. Well, FYI, saya sudah absen dengan sengaja selama 2 bulan. ho..ho..nakal. Sebenarnya prilaku tersebut bukan datang tanpa alasan. Alasan pertama itu yang dipendam sudah sejak lama dan dua alasan kedua merupakan alasan pemicu yang sedikit [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=yudhaindrawan.wordpress.com&amp;blog=4440950&amp;post=207&amp;subd=yudhaindrawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Tulisan ini saya buat saat awal-awal mei.</p>
<p>Beberapa waktu yang lalu saya mulai datang lagi ke kajian rutin seminggu sekali. Well, FYI, saya sudah absen dengan sengaja selama 2 bulan. ho..ho..nakal.</p>
<p>Sebenarnya prilaku tersebut bukan datang tanpa alasan. Alasan pertama itu yang dipendam sudah sejak lama dan dua alasan kedua merupakan alasan pemicu yang sedikit konyol.</p>
<p>Oks, kita mulai dengan alasan pemicu pertama:</p>
<p>Waktu itu saya izin ke Pak Mota* (Pak Mota ini adalah pemberi materi kajian). Saya izin tidak bisa datang pada sebuah sesi. Nah, beliau kemudian SMS &#8220;antum izin ke akh very  08xxxxxxxxxxx&#8221; . Membaca sms tersebut saya kemudian terkejut, syok, panik, galau, dll. Saya bertanya-tanya, mengapa saya harus izin ke very? apakah saya dipindahkan dari kelompok lingkaran saya ke kelompoknya very? Tapi mengapa? Apakah karena progress saya lambat? atau saya berbeda dari teman-teman saya?. Jujur, saya kaget ketika merasa saya dipindahkan ke kelompoknya very. Secara orangnya bukan tipikal orang yang tahan ngobrol sama saya selama setengah jam. Senyumannya juga misterius, sangat misterius. ntah apa maksud senyumannya. Terlebih lagi dia satu angkatan saya . Akhirnya gw nyalain komputer terus nulis di diary dengan rasa marah, sedih, dan kecewa nyampur jadi satu. &#8220;GW MAU KELUAR LINGKARAN&#8221;.</p>
<p><span id="more-207"></span></p>
<p>Tapi, kemudian gw kirim SMS ke very, ke nomor yang dikasih pak mota. Berikut cuplikan percakapan melalui SMS antara saya dengan very</p>
<p>gw: &#8220;Ver, kok pak mota nyuruh gw izin kajian ke elo sih?&#8221;</p>
<p>Very: &#8220;Assalamu&#8217;alaikum, maaf ini siapa?&#8221;</p>
<p>gw: &#8220;yudha. tadi gw izin ke pak mota tuk bla..bla..bla.. tapi dia nyuruh izin ke elo. emang ada apa sih?&#8221;</p>
<p>Very: &#8220;Oh, mungkin pak Mota sedang ada urusan. Untuk sementara ane yang menggantikan. Ane very 98. Antum bukan yudha el 98 kan?&#8221;</p>
<p>&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;.??/@#$%#$@^&amp;*#$&amp;</p>
<p style="text-align:center;"><img class="aligncenter" src="http://farm1.static.flickr.com/49/136350215_e32da3bf3f.jpg" alt="http://farm1.static.flickr.com/49/136350215_e32da3bf3f.jpg" width="198" height="131" /></p>
<p>jadinya gw salah orang. udah ngejutekin si very, gw pikir very anak PL 05. taunya om-om angkatan 98. hi..hi.. terus SMSnya ga gw balas.Malu tenan!!!Selama dua minggu sama om very 98, gw g pernah datang.</p>
<p>Memang aga konyol sih, tapi peristiwa tersebut memberikan pemicu yang lumayan atas hal yang saya pendam selama ini.</p>
<p>Pemicu kedua:</p>
<p>saya dapat SMS dari pak mota. Disuruh datang ke taman ganesha. Perihalnya tentang pemilu.Sebenarnya gw aga kaget. sejak kapan pak mota sama orang-orang daerah atau wilayah atau wilayah lingkaran gw ngomongin pemilu kampus? tumben-tumbenan nih. Yo wes, gw datang ke taman ganesha jam 08.00 tenk. &#8220;Tapi kok sepi yah&#8221; kata gw dalam hati melihat taman ganesha yang masih sepi. Gw  ga ngeliat teman-teman gw. Ya udah, sembari ngebunuh waktu, gw jalan-jalan ke kantin salman. Nah, waktu itu saya ketemu teh vijay (bukan nama sebenarnya). Beliau dengan senang hati meminta saya untuk mengisi lembar dukungan untuk bang Ilham dan bang anas agar mereka maju jadi pak pres dan mwa mahasiswa. Kemudian terjadilah percakapan</p>
<p>gw: &#8220;teh vijay, dapat sms suruh datang ke taman ganesha ga?&#8221;</p>
<p>vijay:&#8221;dapat-dapat, tapi aku ga mau datang. males ah&#8221;</p>
<p>gw:&#8221;emang ada apa yah? kok tumben&#8221;</p>
<p>vijay:&#8221;eh, itu tuh DS&#8221;</p>
<p>gw:&#8221;ng? dakwah sekolah?&#8221;</p>
<p>vijay:&#8221;bukan , dakwah siyasi&#8221;</p>
<p>gw:&#8221;Heh?? lha?? kok??, ntar kita ngapain&#8221;</p>
<p>vijay:&#8221;kampanye langsung&#8221;</p>
<p>gw:&#8221;HAAAAAH!!!! lha kok ga terus terang aja? smsnya aga kurang detail&#8221;</p>
<p>vijay: &#8220;soalnya kalau dikasih tahu, bakalan banyak yang ga mau ikut&#8221;</p>
<p>Dalam hati gw merasa aga dipermainkan. Gw emang ga mau terlihat membawa-bawa bendera pisang kembar. Dan menurut gw, mengumpulkan orang-orang di sebuah tempat tanpa dikasih tahu tujuannya apa dan setelah sampai ditempat tersebut kita dipaksa melakukan tindakan yang kita ga mau adalah sebuah tindakan yang sangat mengganggu dan menyebalkan. Apalagi kalau misalnya benar bahwa alasan detail acara tidak diberitahukan sebelumnya supaya orang-orang ga takut untuk datang. Ya itu masalah elo. tandanya emang kita ga mau bantu untuk urusan kayak gitu. emang harus dipaksa? mending dari awal mereka pilih2 siapa orang yang mau bawa-bawa embel pisang kembar dan siapa yang tidak.AAAARRRRRGGGHHH!!!! mereka ini tidak pernah belajar rupanya!!!</p>
<p>Karena sudah jam 8.30 dan masih tidak tampak orang-orang yang saya kenal di taman ganesha, saya melanglang buana ke kampus dan kemudian ke BIP. he..he..</p>
<p>Yup, itu  dua hal konyol yang memicu saya untuk berkeinginan keluar dari lingkaran pak mota.Nantikan kisah selanjutnya di part 2</p>
<p>keterangan:</p>
<p>-beberapa nama yang digunakan disini bukanlah nama sebenarnya.</p>
<p>-Digunakan pengandaian-pengandaian untuk menjelaskan beberapa hal yang sensitif</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/yudhaindrawan.wordpress.com/207/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/yudhaindrawan.wordpress.com/207/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/yudhaindrawan.wordpress.com/207/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/yudhaindrawan.wordpress.com/207/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/yudhaindrawan.wordpress.com/207/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/yudhaindrawan.wordpress.com/207/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/yudhaindrawan.wordpress.com/207/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/yudhaindrawan.wordpress.com/207/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/yudhaindrawan.wordpress.com/207/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/yudhaindrawan.wordpress.com/207/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/yudhaindrawan.wordpress.com/207/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/yudhaindrawan.wordpress.com/207/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/yudhaindrawan.wordpress.com/207/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/yudhaindrawan.wordpress.com/207/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=yudhaindrawan.wordpress.com&amp;blog=4440950&amp;post=207&amp;subd=yudhaindrawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://yudhaindrawan.wordpress.com/2009/06/08/keluar-dari-lingkaran-serta-stress-part-1/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/83a6ab2e10d9e5f2d72c6b42d76ead46?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">yudhaindrawan</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://farm1.static.flickr.com/49/136350215_e32da3bf3f.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">http://farm1.static.flickr.com/49/136350215_e32da3bf3f.jpg</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
